Divusi | IT Satisfaction Provider

Dari tulisan sebelumnya, “Semakin Fokus, Semakin Buta,” saya mencontohkan sejumlah bahaya dalam kehidupan karena inattentional blindness, alias kebutaan akibat tidak memerhatikan.

Apa relevansinya dengan presentasi?

Ya, perhatian pada hadirin.

Jika kita terlalu fokus pada apa yang mau kita sampaikan, kita bisa buta terhadap keadaan hadirin. Para pendengar kita. Padahal percuma kita berhasil menyampaikan semua yang ingin kita sampaikan jika mereka tidak berminat mendengar. Dalam 7 Dosa Besar (Penggunaan) PowerPoint, ini termasuk Dosa Besar ke-7: Berlindung di Balik Komputer.

Bisa jadi karena kita terlalu gugup, cari aman, atau memang tidak terbiasa. Apa pun alasannya, akan berbahaya jika kita tidak bisa membedakan apakah hadirin sedang menyimak dengan penuh minat, atau sedang diam-diam berdoa semoga presentasinya cepat selesai.

Lepaskan diri dari belenggu kebutaan itu. Dekatilah hadirin kita. Jalinlah kontak emosi.

Berbicaralah _dengan_ mereka. Bukan _pada_ mereka.

Cobalah penggelitik otak sederhana berikut. Mampir ke situs ini, lantas tontonlah videonya.

Silakan. Saya tunggu.

Akan ada dua tim basket; hitam lawan putih. Kita akan diminta menghitung berapa jumlah operan yang dilakukan tim putih.

Cobalah.Kalau sudah, tinggal turun ke tulisan di bawah..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
(Bagi yang belum, lebih baik tonton dulu videonya.
Akan jauh lebih mencerahkan. Percayalah.)
.
.
.
.
.
.
.
.
.

Oke. Berapa jumlah operannya? Antara 10-15?

Tapi, bagi yang benar-benar menghitung, apakah Anda memerhatikan ada orang berkostum beruang yang menari mundur?

Oh, ada kok. Di klipnya sendiri jelas terlihat. Dan jika Anda benar-benar menghitung operan tim putih, bisa jadi Anda tidak akan melihatnya.

Fenomena ini disebut kebutaan akibat tidak memerhatikan (inattentional blindness). Video iklan itu sendiri mengadopsi video penelitian yang digunakan Daniel Simmons dan Christopher Chabris. Bedanya, mereka menggunakan orang berkostum gorila. Profesor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire menunjukkan video tersebut kepada 400 orang. Hasilnya? Hanya sepuluh persen menyadari ada gorila yang lewat.Singkatnya, kalau perhatian kita terfokus pada satu hal, kita bisa terbutakan terhadap hal-hal lain.Menurut saya, kebutaan ini bisa berlaku lebih umum. Jika kita terlalu fokus dalam mencari uang, misalnya, kita bisa buta terhadap hal-hal lain dalam kehidupan. Jika kita fokus pada kegagalan, kita bisa buta terhadap perbaikan diri dan pembelajaran yang kita dapatkan.

Padahal bisa jadi kunci kebahagiaan yang kita cari terletak pada beruang menari yang tidak kita lihat. Beruang ini bisa mencolok, bisa tidak; bisa juga berupa hal-hal kecil yang perlu kita lebih syukuri atau rayakan.

Jika kita terjebak dalam suatu rutinitas atau lingkaran yang membuat kita merasa terpuruk, cobalah gelitik pikiran sendiri. Berhentilah. Dan coba buka belenggu fokus kita.

Carilah beruang yang menari.

Pagi ini, Pak Riza datang ke ruangan dengan info bahwa di Delta FM sedang ada pembahasan tentang Plastik. Ternyata, plastik yang berada di sekitar kehidupan kita, yang hampir selalu kita gunakan untuk beberapa keperluan, memiliki kode-kode khusus. Kita perlu mencermati kode-kode tersebut, terutama untuk plastik yang akan kita gunakan sebagai wadah makanan/ minuman.

Berikut beberapa kode, yang saya peroleh dari hasil browsing di Internet.
Segitiga yang dimaksud diatas adalah Resin identification code dimana kode ini lah yang dipake untuk menentukan type dari bahan plastik supaya nantinya bahan tersebut bisa dipilah untuk di daur-ulang.

PETE or PET     Polyethylene terephthalate     PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

HDPE     High density polyethylene     HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

PVC or V     Polyvinyl chloride     V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

LDPE     Low density polyethylene     LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

PP     Polypropylene     PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

PS     Polystyrene     PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

OTHER     acrylonitrile butadiene styrene acrylic, polycarbonate, polylactic acid, nylon,fiberglass.     Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja yang merasa demikian… Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal, baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika. Dan ternyata keluhan mereka jangan-jangan jauh lebih “katrok” daripada anda.

Berikut petikan keluhan-keluhan konsumen yang konyol:

  1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANYKey” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.
  2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan) pada mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam plastik.
  3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label yang tertempel di disket itu.
  4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen tersebut.
  5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon, petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer dengan cara menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.
  6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok semua bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan menjemurnya.”. BTW, waktu membaca ini, saia jadi teringat ada Keyboard MacBook yang terendam air (bahkan Kopi…??). Kejadian di mana yha…?
  7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah: mouse yang diletakkan di lantai, dan diinjak dengan kaki (memangnya Mesin Jahit…?)
  8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya. Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan, dia balik bertanya, “Power switch apa?”
  9. Berikut adalah tanya-jawab antara Technical Support DELL dengan seorang konsumen:

Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
DELL: Ya, bisa dibantu?
Penelepon: Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa menggantinya?
DELL: Tatakan gelas? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?
Penelepon: Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.

Sumber: milis sebelah…

Tujuh Dosa Sosial Gandhi

7 Dosa Sosial yang diutarakan Gandhi sebagai berikut:

  1. politik tanpa prinsip
  2. bisnis tanpa moralitas
  3. pengetahuan tanpa karakter
  4. sains tanpa kemanusiaan
  5. kaya tanpa kerja
  6. kenikmatan tanpa nurani
  7. ibadah tanpa pengorbanan diri

dan kita tercacah di bilangan yang mana?

Sepenggal kontemplasi tersisa di pagi hari setelah mengkhatami buku ‘Rahasia Meede’ karangan ES Ito di pergantian malam-pagi 12 juni. Buku yang direkomendasikan untuk dibaca. Selamat siang, readers :)