Mengapa Mona Lisa (?)
Apr 2nd, 2008 by yudi
![]()
Kita seringkali mendengar tentang sosok seorang wanita yang terpampang dalam lukisan klasik yang melegenda di dunia. Sebuah maha karya Leonardo Da Vinci, yakni lukisan berjudul : “Mona Lisa”. Namun banyak dari orang awam hingga kurator seni yang agak kurang faham apa dan bagaimana lukisan itu bisa menjadi sangat terkenal di dunia. Dan baru-baru ini terbesit kabar bahwa misteri tentang Mona Lisa ini akhirnya dapat dijelaskan.
Selain dugaan bahwa itu wajah leonardo sendiri dalam sosok Adrogini (acedese, bencong bok) sebagai model, ada dugaan pesan tersembunyi tentang suatu penolakan politis di masa Renaisans, juga dugaan kenapa Leonardo tak pernah mengatakan lukisan ini sebagai karyanya, dan dugaan sebuah konspirasi tentang ritual keagamaan, dan lainnya. Ah mumet, sebaiknya kita bahas saja tentang apa itu sosok Mona Lisa.
Okay, mari kita mulai.
Lukisan Mona Lisa ini juga dikenal dengan nama lain dalam bahasa italiano : La Gioconda, atau dalam bahasa French: La Joconde. Lukisan ini dibuat pada tahun 1503 sampai 1506. Proses pelukisan dimulai dari sketsa hingga perihal intrik cinta dan lainnya yang mendasari mengapa produksi lukisan ini bisa dikerjakan lama sekali sampai memakan waktu 3 tahun. Terlebih dugaan masalah perselingkuhan sepertinya. Ternyata intrik dibelakangnya diduga seperti itu-itu juga, ga jauh dari kisah kontroversi kehidupan sang seniman.
Sebagian ahli sejarah, dari dulu selalu menduga-duga, bahwa Mona Lisa adalah seorang kekasih Da Vinci, ibunya, atau wajah lain dari sang pelukis, Leonardo Da Vinci (yang lahir pada 15 April 1452 di kota Vinci, Firenze dan wafat pada 2 Mei 1519 di Clos Luce, Prancis) . Adapula mitos yang menyatakan Mona Lisa adalah gambaran sosok Lisa Gherardini, istri bangsawan dari Firenze, bernama Florence Francesco del Giocondo.
Mona Lisa dikenal juga dengan julukan La Gioconda. Mona dalam bahasa Itali adalah singkatan untuk “madonna” artinya “nyonya”. Di Italia, judul lukisan biasanya ditulis sebagai Monna Lisa (pake n ganda). Lalu kata La Gioconda adalah bentuk feminin dari Giocondo, kata Giocondo artinya “riang” dan La Gioconda berarti “wanita riang”. Kemudian dapat disimpulkan bahwa makna dari nama wanita ini adalah Nyonya Lisa : Wanita Periang.
Arti yang sangat menggelikan sebenarnya, kenapa tidak dibuat lukisan Madam Lisa ini sedang terbahak-bahak saja ? atau terguling-guling sambil tertawa tentunya…
Sebenarnya, judul lukisan Mona Lisa, berasal dari biografi Giorgio Vasari tentang Leonardo Da Vinci, yang dirilis 31 tahun setelah legenda itu meninggal dunia. Pada buku itu disebutkan wanita dalam lukisan Da Vinci adalah Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha kaya raya Firenze yang bernama Francesco del Giocondo.
Para ahli di Universitas Heidelberg, Jerman, meyakinkan, menurut riset pustaka abad 16, dengan bukti sebuah catatan di buku terbitan oktober 1503, sosok itu memang Lisa Gherardini atau Lisa del Giocondo. Catatan yang ditemukan di manuskrip tua itu dibuat oleh seorang pejabat kota Florence, Agostino Vespucci.
Salah satu bagian catatan itu memaparkan komentar yang membandingkan Leonardo dengan seniman Yunani kuno, Apelles. Si penulis mengatakan Da Vinci mengerjakan tiga lukisan potret, salah satunya potret Lisa del Giocondo. Catatan yang dipecahkan oleh pakar Universitas Heidelberg itu sebenarnya sudah ditemukan dua tahun lalu oleh Schlecter, pakar manuskrip di Universitas tersebut. Namun butuh waktu yang lumayan lama bagi mereka untuk meyakinkan bahwa itulah bukti yang akan memecahkan misteri Mona Lisa.
Akhirnya, misteri lukisan Mona Lisa pun terkuak juga setelah berabad-abad nampang di atas kanvas dan tidak ada alasan lagi untuk keraguan bahwa wanita itu adalah perempuan lain, selain Lisa del Giocondo. Ternyata memang Lisa del Giocondo (aduh cape deh kenapa ga dari dulu)
Misteri terpecahkan. Rupanya tak ada misteri sama sekali tentang senyumnya yang kesohor itu. Kini, nama Mona Lisa dan La Gioconda atau La Joconde (di Prancis) tetap abadi untuk selamanya sejak abad ke-19 diterima secara luas oleh masyarakat dunia. Lukisan Mona Lisa saat ini masih terpajang di Museum Louvre, Paris.
Dia sudah dikunjungi jutaan orang dan menjadi koleksi museum paling banyak dilihat.
Sumber disadur dan diolah dari sini dan sini. Ternasuk dari link ini juga. Gambar diambil dari link ini : wikipedia.




